Mengenal SOP Kerja: Definisi, Tujuan, Manfaat, dan Tips Menyusunnya

Share on facebook
Share on linkedin
Share on whatsapp

Banyak profesional muda yang kerap merasa bahwa bekerja menurut SOP sangat membosankan. Padahal, SOP memiliki manfaat besar dalam menyelesaikan pekerjaanmu. Sebenarnya, apa itu SOP kerja?

Artikel StaffAny ini akan menjawab rasa penasaranmu tentang SOP. Yuk, baca artikel ini supaya kamu makin memahami pentingnya SOP kerja bagi karyawan dan perusahaan.

Apa Itu SOP Kerja?

Standar Operasional Prosedur (SOP) kerja adalah rangkaian prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan demi mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan. SOP dibuat secara tertulis dalam sebuah dokumen dan berisi tentang prosedur serta langkah-langkah kerja dalam suatu organisasi.

Setiap perusahaan memiliki isi SOP kerja yang berbeda sesuai jenis industri dan proses bisnisnya. Biasanya, SOP berisi tahapan pelaksanaan pekerjaan, lokasi, waktu, orang yang mengerjakan serta cara kerjanya. Pembuatan SOP bertujuan supaya aktivitas atau pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Tujuan SOP Kerja

tujuan sop kerja

Perusahaan membuat SOP kerja karena ada tujuan yang ingin dicapai dari prosedur tersebut. Apa saja tujuannya?

  1. Mengurangi Risiko Kesalahan

Pimpinan perusahaan atau departemen pasti mengharapkan tidak ada kesalahan atau risiko dalam pekerjaannya. SOP dibuat agar karyawan bisa mengikutinya. Meski kesalahan selalu ada, setidaknya karyawan dapat meminimalisirnya supaya hasilnya tidak fatal.

  1. Mengenal Suatu Pekerjaan Lebih Dalam

Karyawan bisa mengenal pekerjaannya lebih dalam karena mereka membaca dan menerapkan SOP kerja. Hasilnya, mereka mampu menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan performa kerjanya pun meningkat.

  1. Memudahkan Adaptasi

SOP juga bertujuan untuk membantu karyawan baru dalam beradaptasi. Mereka lebih familier dengan tugas, tanggung jawab, dan kewajiban karena ada SOP.

  1. Mencapai Target Perusahaan

Adanya SOP membuat karyawan bisa memberikan hasil terbaik dalam pekerjaannya. Kualitas hasil pekerjaan pun meningkat sehingga perusahaan bisa mencapai targetnya lebih cepat dan efektif.

5 Manfaat SOP Kerja

manfaat sop kerja

SOP kerja juga membawa manfaat bagi perusahaan dan karyawan dalam implementasinya. Berikut ini adalah manfaat dari adanya SOP kerja pada perusahaan:

  1. Menaikkan Reputasi Perusahaan

Bagi pelanggan atau klien, kehadiran SOP menandakan perusahaan tersebut paham mengenai proses bisnis dan cara kerjanya. Mereka lebih memercayai perusahaan yang paham dan konsisten menjalankan SOP-nya. Reputasi atau nama baik perusahaan pun meningkat dengan adanya SOP kerja.

  1. Pedoman Kerja

SOP tidak hanya berisi prosedur dan langkah kerja, tetapi mencakup keamanan dan keselamatan kerja pula. Konten-konten tersebut membuat SOP menjadi pegangan bagi karyawan supaya mereka memahami cara menyelesaikan tugasnya. Mereka juga memiliki pedoman dalam mengantisipasi risiko bahaya di tempat kerja.

  1. Memudahkan Pekerjaan

Karyawan justru akan kesulitan menyelesaikan pekerjaannya apabila tidak ada SOP. SOP justru memudahkan penyelesaian tugas dan masalah ketika terjadi kesalahan. Pekerjaan pun lebih selesai lebih efektif dan efisien karena karyawan mengikuti prosedurnya.

  1. Menjaga Ciri Khas Perusahaan

Metode dan hasil kerja yang berbeda-beda bisa diseragamkan apabila karyawan mengikuti SOP yang berlaku. Pedoman kerja dalam SOP membantu karyawan menghasilkan produk atau layanan dengan standar yang sama. Ciri khas atau karakteristik perusahaan terlihat lebih kuat dan lebih cepat dikenal di pasar.

  1. Memberikan Kejelasan dalam Aturan

SOP juga bekerja sebagai aturan kerja yang wajib dipatuhi oleh semua karyawan. Alasannya, SOP juga mencantumkan rewards dan punishment bagi setiap karyawan yang mematuhi atau melanggarnya. Jadi, SOP bermanfaat pula dalam memberikan aturan yang jelas bagi karyawannya.

4 Tips Menyusun SOP Kerja

tips menyusun sop kerja

Kamu pasti sudah menyadari alasan pentingnya pembuatan SOP kerja di perusahaan setelah memahami tujuan dan manfaat di atas. Bagi seorang leader yang ingin membuat SOP untuk departemen atau tim, kamu bisa mengikuti tipsnya di bawah ini.

  1. Pahami Hal Teknis dan Non-Teknis

Karyawan akan menjadikan SOP sebagai pedoman dan aturan, jadi kamu harus membuat SOP yang mudah dipahami. Sebelum membuatnya, kamu harus memahami seluruh hal teknis dan non-teknis terkait bidang pekerjaanmu. Isi SOP tidak akan bisa dipahami kalau kamu tidak mengerti seluruh aspek pekerjaanmu.

  1. Tambahkan Visual dalam SOP

Kamu perlu menambahkan visual berupa foto atau gambar grafis memperjelas isi SOP-mu. Visual ini berguna untuk mengilustrasikan prosedur atau alur pengerjaan tugasnya. Tampilan visualnya harus menarik dan jelas sehingga karyawan lebih mudah memahaminya.

  1. Uji SOP sebelum Ditetapkan

Ada baiknya kamu menerapkan rancangan SOP sebagai uji coba tersebut sebelum direalisasikan. Jika hasil penerapannya belum sesuai harapan, kamu bisa memperbaikinya agar sesuai ekspektasi. Terapkan juga SOP ini kepada karyawan untuk mengetahui feedback mereka.

  1. Jangan Sembarangan Membuat Aturan

Ketika membuat SOP, kamu juga menetapkan beberapa peraturan di dalamnya. Aturan tersebut harus dibuat dengan dasar dan alasan yang kuat serta bertujuan untuk kebaikan karyawan. Pastikan pula semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan juga setuju dengan aturan tersebut sebelum ditetapkan sebagai SOP resmi.

Contoh Dokumen SOP Kerja di Restoran

Tips di atas sangat berguna dalam pembuatan SOP-mu. Bagi pekerja di bidang food and beverage dan retail, kamu bisa mengikuti contoh SOP kerja di bawah ini jika masih bingung dalam penyusunannya.

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR RESTORAN ABC

Perihal: Pelayanan Konsumen

  1. Waiter/waitress menyambut tamu yang datang dengan ucapan selamat datang, kemudian mengarahkan tamu ke meja sesuai jumlahnya.
  2. Waiter/waitress memberikan buku menu dan melayani pertanyaan terkait menu dari tamu.
  3. Waiter/waitress mencatat pesanan secara detail.
  4. Waiter/waitress memberikan pesanan kepada tim dapur.
  5. Waiter/waitress menyajikan hidangan sesuai pesanan tamu dan memeriksa pesanan yang belum diterima.
  6. Waiter/waitress melayani pembayaran tagihan konsumen dan mengucapkan terima kasih.
  7. Waiter/waitress membersihkan meja yang sudah selesai dipakai dengan kain lap dan larutan pembersih.

Pandemi Covid-19 pada 2020 turut mengubah alur dan SOP kerja beberapa perusahaan. Sebelum pandemi, karyawan biasa bekerja secara on-site. Perubahan muncul semenjak pandemi melanda dan kamu mulai bekerja secara remote dari rumah. Alhasil, atasan kamu harus memantau alur kerja kamu dan kolega secara online.

Sekarang kamu sudah mengerti apa itu SOP kerja dan peran pentingnya bagi perusahaan. Tidak hanya SOP, kamu juga memerlukan alat bantu untuk memantau kinerja karyawan, apalagi untuk pekerjaan yang dilakukan secara online. Kabar bagusnya, ada StaffAny, software HRD yang bisa melacak ketepatan waktu dan absensi karyawan lebih mudah.
StaffAny memiliki fitur absen di tempat dengan sistem geo tagging sehingga lebih praktis dan karyawan tidak akan bisa mengelabui sistem absensi saat melakukan absen. Kamu pun tidak akan repot melihat laporan absen mereka karena bisa dipantau dalam aplikasi ini. Tertarik mencobanya? Hubungi StaffAny melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan mendapatkan free trial software ini.

apa itu sop kerja, Mengenal SOP Kerja: Definisi, Tujuan, Manfaat, dan Tips Menyusunnya

StaffAny merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada bidang HR. Kami percaya proses digitalisasi HR untuk beragam kebutuhan industri ritel sangat berperan dalam proses percepatan bisnis dan menjaga kualitas produk.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on linkedin
Share on LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a comment