Pengertian dan Tujuan Perencanaan SDM

Table of Contents

Tujuan perencanaan SDM menjadi hal yang perlu diketahui oleh setiap orang yang terlibat dalam sebuah perusahaan atau organisasi lainnya. Tanpa melakukan perencanaan SDM, sebuah perusahaan tidak akan dapat berjalan dengan baik karena sumber daya manusia yang ada tidak akan dapat bekerja secara teratur.

Lantas, apa sih tujuan perencanaan SDM? Apa saja manfaatnya? Bagaimana tahapan melakukannya? Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Perencanaan SDM?

apa itu perencanaan sdm

Perencanaan SDM, atau Human Resource Planning (HRP), adalah proses analisis dan identifikasi akan kebutuhan sumber daya manusia dari sebuah perusahaan dengan memperhitungkan tujuan perusahaan tersebut dan strategi bisnis yang digunakan. Selain itu, perencanaan SDM juga dapat memastikan bahwa sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan berkualitas, memadai, dan kompeten, guna mencapai tujuan perusahaan.

SDM sendiri merupakan aset penting yang bekerja secara produktif untuk menggerakkan perusahaan demi mencapai tujuannya. Karena fungsinya yang sangat penting dan krusial ini, perusahaan harus memastikan bahwa SDM-nya mendapatkan bimbingan dan pelatihan yang mumpuni agar mereka dapat terus berkembang demi keberhasilan perusahaan.

Tujuan Perencanaan SDM

Pada dasarnya, tujuan dilakukannya perencanaan SDM terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

  1. Memenuhi Kebutuhan Tenaga Kerja

Sebuah perusahaan tentunya membutuhkan tenaga kerja agar dapat berjalan secara operasional. Beberapa perusahaan kecil atau sedang mungkin hanya memerlukan sejumlah kecil tenaga kerja. Namun, perusahaan besar sudah membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang banyak.

Mencari tenaga kerja yang kompeten di bidangnya jelas bukan hal yang mudah, apalagi jika dibutuhkan dalam jumlah banyak. Salah satu tujuan perencanaan SDM yang paling utama yaitu untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja ini. Dengan dilakukannya perencanaan SDM, perusahaan bisa memprediksi harus mulai dari kapan mencari tenaga kerja baru.

  1. Menempatkan Tenaga Kerja Secara Tepat

Tujuan perencanaan SDM yang selanjutnya adalah untuk menempatkan tenaga kerja di posisi dan bagian yang tepat. Seorang tenaga kerja yang memiliki kemampuan sebaik apa pun, tidak akan dapat bekerja maksimal jika ditempatkan pada posisi yang bukan keahliannya. Dengan adanya perencanaan SDM, tenaga kerja dapat bekerja pada posisi dan bagian yang merupakan keahliannya.

Selain itu, perencanaan SDM juga dapat membantu perusahaan menemukan orang yang tepat untuk memimpin suatu bagian. Jadi, pekerjaan yang dilakukan oleh setiap karyawan yang bekerja di bagian tersebut bisa maksimal, efektif, dan efisien berkat adanya pemimpin yang dapat memimpin mereka dengan baik.

  1. Mencapai Tujuan Perusahaan

Tujuan perencanaan SDM yang sangat penting juga adalah untuk mencapai tujuan perusahaan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, SDM merupakan aset yang sangat penting bagi perusahaan karena mereka adalah orang yang bertugas untuk menjalankan operasional perusahaan. Maka dari itu, dengan adanya perencanaan SDM yang baik, maka tujuan perusahaan juga dapat tercapai dengan lebih mudah.

2 Manfaat Perencanaan SDM bagi Perusahaan

manfaat perencanaan sdm

Berikut ini, ada beberapa manfaat perencanaan SDM bagi perusahaan yang perlu kamu pahami.

  1. Meningkatkan Kompetensi Karyawan

Karyawan yang kompeten dapat diperoleh dengan perencanaan SDM yang matang dan tepat sasaran. Karyawan dengan kinerja yang baik akan terus mendorong perusahaan lebih sukses lagi. Di sisi lain, karyawan yang tidak mau berkembang otomatis hanya akan menjadi beban bagi perusahaan karena tidak dapat bersaing dengan karyawan lain.

Perencanaan SDM yang matang dan tepat sasaran juga mampu meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar karyawan. Selain itu, hal tersebut juga dapat menciptakan suasana di lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif. Dengan begitu, karyawan akan lebih termotivasi untuk bekerja dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya saat ini.

  1. Memperkuat Posisi Perusahaan di Tengah Persaingan

Setiap perusahaan pasti ingin menjadi yang nomor satu di bidangnya. Namun, tidak semua perusahaan dapat mencapai hal tersebut. Hanya perusahaan dengan strategi bisnis dan tenaga kerja dengan kompetensi baik yang dapat menjadi paling unggul. Hal tersebut dapat dicapai dengan perencanaan SDM yang baik.

Oleh karena itu, setiap perusahaan perlu melakukan perencanaan SDM demi bisa memperkuat posisinya di tengah persaingan yang ketat. Ketika perusahaan memiliki tenaga kerja dengan kompetensi yang memadai, maka perusahaan akan semakin kuat dan kokoh meskipun arus persaingan bisnis antar perusahaan semakin ketat.

3 Tahapan Perencanaan SDM Perusahaan

tahap perencanaan sdm

Berikut ini adalah tahapan yang harus dilalui dalam melakukan perencanaan SDM perusahaan:

  1. Menilai SDM yang Ada

Untuk melakukan perencanaan SDM, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menilai sumber daya manusia yang ada saat ini. Artinya, perusahaan harus menilai apakah tenaga kerja yang ada saat ini sudah memadai, dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya, dan dapat membantu perusahaan berkembang lebih jauh.

Dalam tahap ini, perusahaan dapat menilai seluruh karyawan berdasarkan KPI (Key Performance Indicator) mereka. Buat laporan yang terperinci agar perencanaan SDM bisa dilakukan dengan lebih matang. Bila perlu, perusahaan dapat mengadakan wawancara pribadi dengan para karyawan untuk menilai mereka.

  1. Memperkirakan Kebutuhan SDM

Setelah menilai sumber daya manusia yang ada, selanjutnya perusahaan dapat mulai memperkirakan kebutuhan sumber daya manusia kedepannya. Jika dirasa tenaga kerja yang sudah ada masih belum memenuhi standar perusahaan untuk mencapai tujuan, maka jelas perusahaan perlu menambah tenaga kerja yang lebih kompeten lagi.

Jika tenaga kerja yang sudah ada dirasa cukup untuk mencapai tujuan perusahaan, maka perusahaan tidak perlu menambah tenaga kerja. Manfaatkan saja tenaga kerja yang sudah ada dan bantu mereka untuk mengembangkan kemampuannya. Perusahaan dapat menyediakan seminar atau pelatihan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang ada.

  1. Menentukan Strategi dan Implementasinya

Setelah menilai dan memperkirakan kebutuhan sumber daya manusia, selanjutnya perusahaan dapat menentukan strategi perencanaan SDM yang baik dan bagaimana cara mengimplementasikannya. Sebagai contoh, jika bagian penjualan perusahaan kurang baik, maka perusahaan bisa fokus untuk mencari tenaga kerja baru yang lebih kompeten di bidang penjualan.

Pada dasarnya, tujuan perencanaan SDM adalah untuk mengembangkan perusahaan. Namun selain menggunakan perencanaan SDM, kamu juga harus bisa memanfaatkan teknologi untuk membantu mengembangkan perusahaan. Salah satu teknologi yang bisa digunakan adalah aplikasi HRIS (Human Resource Information System) seperti StaffAny.

StaffAny memiliki banyak fitur yang dapat mencegah terjadinya hambatan komunikasi dalam perusahaan seperti penjadwalan, absensi, timesheet, pengajuan cuti, dan lain-lain. Untuk mendapatkan informasi mengenai fitur StaffAny dengan lebih lengkap, kamu dapat klik di sini.

Like this article?

Share on Facebook
Share on LinkedIn
WhatsApp

Related article

Leave a comment