7 Tahapan Rekrutmen Karyawan yang Efektif dan Manfaatnya buat Bisnismu

Table of Contents

Punya rencana untuk menambah karyawan di bisnismu? Kamu perlu mengetahui tahapan rekrutmen karyawan yang efektif dan efisien terlebih dahulu sebelum mulai mencari kandidat. Semua proses rekrutmen karyawan harus dilakukan secara sistematis agar kamu bisa mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan bisnismu.

Di mata pencari kerja, proses rekrutmen hanya mencakup seleksi berkas, wawancara dan tes psikotes, hingga pengumuman hasil seleksi. Faktanya, kamu harus melakukan lebih banyak pekerjaan dari tiga proses tersebut. Kamu pun perlu melakukan perencanaan untuk menentukan kualifikasi dan jumlah karyawan yang dibutuhkan pada saat ini.

Ingin mengetahui proses dan tahapan dalam merekrut karyawan agar bisa menggunakan waktu dengan efisien? Yuk, simak artikel ini sampai selesai.

Pengertian Proses Rekrutmen

Apakah proses rekrutmen itu? Proses ini terdiri dari serangkaian tahap untuk mencari dan merekrut kandidat yang sesuai untuk posisi yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Biasanya, proses rekrutmen dimulai dari perencanaan karyawan, penemuan kandidat, seleksi administrasi, tes seleksi, dan berakhir pada tahap onboarding.

Bukan hanya perusahaan besar atau organisasi yang harus memahami tahapan rekrutmen karyawan. Bisnis yang bergerak di bidang retail atau food and beverages (F&B) sekecil apa pun perlu memahami proses rekrutmen agar bisa menemukan kandidat yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Selain itu, proses rekrutmen juga penting untuk menjaga transparansi dalam proses seleksi dan memberikan keadilan kepada semua kandidat.

Baca juga: Rekrutmen Internal dan Eksternal: Definisi dan Kelebihannya

Manfaat Memiliki Tahapan Proses Rekrutmen yang Efektif dan Jelas

Ada banyak manfaat yang bisa kamu rasakan jika menerapkan tahapan rekrutmen karyawan yang efektif dan jelas, di antaranya:

1. Proses Rekrutmen Lebih Efisien

Karena dijalankan dengan terstruktur, maka proses pencarian kandidat tenaga kerja jauh lebih efisien. Bisnismu akan lebih mudah mengidentifikasi kandidat yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

2. Proses Rekrutmen Lebih Transparan

Jika langkah proses rekrutmen karyawan baru jelas tahapannya, maka kandidat atau calon karyawan akan merasa yakin bahwa proses rekrutmen yang berlangsung di bisnismu dilakukan secara adil dan merata.

3. Calon Kandidat Lebih Sesuai Kualifikasi

Terakhir, kamu akan menemukan lebih banyak kandidat sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Apabila prosesnya dilakukan dengan sistematis, kamu akan mendapatkan kandidat yang bisa memberikan kontribusi positif dalam jangka panjang untuk bisnismu.

Baca juga: 5 Tujuan Rekrutmen yang Perlu Kamu Pahami

Tahapan Rekrutmen Karyawan yang Efisien

Ternyata ada banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari tahapan rekrutmen karyawan yang jelas dan terstruktur, bukan? Oleh karena itu, mulailah menerapkan tujuh tahapan rekrutmen karyawan di bawah ini.

1. Perencanaan Rekrutmen

Pertama, kamu perlu melakukan perencanaan rekrutmen. Perencanaan sangat penting agar proses rekrutmen berlangsung dengan efisien dan efektif. Tahap ini mencakup penentuan kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan dan menetapkan kriteria kualifikasi. Selain itu, kamu juga perlu menetapkan saluran yang digunakan untuk mencari kandidat, baik melalui website portal pencari kerja atau media sosial.

2. Pembuatan Iklan Lowongan Kerja

Berikutnya, kamu harus membuat iklan lowongan pekerjaan. Isi iklannya tidak perlu panjang, cukup berisi jenis pekerjaan, deskripsi pekerjaan dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk posisi tersebut. Iklan lowongan kerja yang baik seharusnya bisa mengomunikasikan ekspektasi bisnismu terhadap kandidat, jadi kamu perlu menulisnya dengan spesifik dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

3. Pencarian Kandidat

Setelah iklannya dibuat, barulah kamu bisa mencari kandidat terbaik sesuai kriteria yang ditentukan. Kamu pun harus menggunakan saluran yang tepat agar proses seleksi berjalan lebih mudah serta meningkatkan peluang menemukan kandidat yang sesuai. Jangan lupa untuk mencantumkan informasi kontak dan berkas yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan.

4. Proses Seleksi Berkas

Proses ini meliputi pengecekan dokumen yang dibutuhkan, biasanya berupa curriculum vitae (CV), surat lamaran, dan ijazah. Kamu harus melakukan tahap ini untuk menentukan jumlah kandidat yang memenuhi kualifikasi. Setelahnya, kamu bisa menghubungi pelamar terpilih untuk mengikuti proses wawancara dan tes seleksi.

5. Proses Wawancara dan Tes Seleksi

Pada tahap inilah proses seleksi dimulai. Kamu akan menyeleksi kandidat yang memenuhi kualifikasi melalui tahap wawancara. Ada dua tahap wawancara yang bisa dilakukan, yaitu bersama tim Human Resources (HR) dan user (contohnya kepala departemen atau kepala cabang). Kamu pun bisa mengadakan tes psikotes dan tes kompetensi apabila diperlukan. Tahap ini berguna untuk mengukur kemampuan kandidat dalam melakukan pekerjaannya.

Baca juga: Pahami Apa Itu Screening Kerja, Manfaat, dan Tahapannya

6. Pengumuman

Kandidat yang lolos pada tahap seleksi harus sesuai dengan kebutuhan bisnis. Apabila sudah menemukan kandidat yang tepat, kamu harus memberikan pengumuman kepada mereka. Tidak hanya itu, kamu pun bisa mengirimkan pemberitahuan pada kandidat yang tidak tidak diterima. untuk menjaga transparansi proses rekrutmen.

7. Penandatangan Kontrak dan Proses On-Boarding

Kamu sebagai pemberi kerja harus menandatangani perjanjian kerja dengan kandidat terpilih sebelum mereka mulai bekerja. Hal ini sudah menjadi kewajiban yang diatur dalam regulasi perundang-undangan. Setelahnya, kamu harus melakukan tahap on-boarding berupa pelatihan dan orientasi. Tahap ini sangat penting untuk memastikan bahwa kandidat yang diterima bisa bekerja dengan efisien dan efektif serta memahami bisnis dan posisi barunya.

Beberapa Jenis Tes dalam Proses Seleksi Kandidat Terbaik

Dalam proses rekrutmen karyawan, ada beberapa jenis tes yang dapat dilakukan untuk menilai kemampuan, keterampilan, dan potensi calon karyawan. Beberapa jenis tes tersebut antara lain:

1. Tes Kognitif

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif dan intelektual calon karyawan, seperti kemampuan verbal, numerik, dan spasial. Contoh dari tes kognitif adalah tes kecerdasan umum (general intelligence test) dan tes logika.

2. Tes Kepribadian

Tes ini bertujuan untuk menilai kepribadian, sikap, dan karakteristik calon karyawan, seperti tingkat ekstrovert, introvert, stabilitas emosional, dan kemandirian. Contoh dari tes kepribadian adalah tes MBTI dan tes Big Five Personality.

3. Tes Keterampilan

Tes ini bertujuan untuk menilai keterampilan teknis dan keahlian calon karyawan dalam bidang tertentu, seperti penggunaan perangkat lunak atau mesin. Contoh dari tes keterampilan adalah tes Microsoft Office dan tes keterampilan bahasa asing.

4. Tes Simulasi

Tes ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja calon karyawan dalam situasi simulasi atau situasi kerja nyata. Contoh dari tes simulasi adalah studi kasus dan tes wawancara simulasi.

5. Tes Fisik

Tes ini biasanya dilakukan untuk posisi yang membutuhkan keterampilan fisik yang tinggi, seperti olahraga atau posisi yang membutuhkan kemampuan fisik yang khusus. Contoh dari tes fisik adalah tes kebugaran dan tes fisik untuk polisi atau militer.

Setiap tes dapat digunakan untuk memperkuat penilaian terhadap calon karyawan dan membantu perusahaan dalam memilih kandidat terbaik untuk posisi yang tersedia. Namun, perusahaan harus memastikan bahwa tes yang digunakan sesuai dengan posisi yang dibutuhkan dan dilakukan secara adil dan obyektif.

Demikianlah penjelasan tujuh tahapan rekrutmen karyawan yang harus kamu lakukan untuk mencari tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Ketika dilihat, kamu akan berpikir bahwa prosesnya cukup panjang dan akan memakan waktu lama. Apalagi saat ini jumlah pelamar kerja makin meningkat sehingga kamu akan kesulitan untuk mengatur wawancara dan seleksinya.

Gunakan saja Applicant Tracking System (ATS), fitur terbaru StaffAny yang akan memudahkanmu dalam merekrut tenaga kerja. Kamu bisa membagikan lowongan kerja dengan praktis melalui kode QR dan tautan yang tersedia. Tidak hanya itu, kamu pun bisa mengelola kandidat berdasarkan tahapan seleksi yang mereka lalui. Hubungi kami via WhatsApp sekarang juga untuk free trial aplikasi ini. Buat tahapan rekrutmen karyawan di bisnismu makin mudah dengan StaffAny.

Like this article?

Share on Facebook
Share on LinkedIn
WhatsApp

Related article

Leave a comment