Ketahui 5 Cara Membagi Shift Kerja yang Efektif

Table of Contents

Pengaplikasian cara membagi shift kerja dengan baik dapat menjadi langkah yang sangat efisien yang dapat perusahaan lakukan untuk menemukan titik tengah antara kebutuhan perusahaan dan karyawan. Pembagian atau penjadwalan shift kerja ini dapat dilakukan dengan beberapa cara.

Dalam artikel ini, StaffAny akan menjelaskan secara lengkap lima cara yang dapat kamu lakukan sebagai pemilik bisnis untuk membagi shift kerja dengan optimal. Mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Jadwal kerja shift adalah sistem penugasan jam kerja yang membagi waktu kerja menjadi beberapa periode, biasanya dalam suatu siklus tertentu, seperti harian, mingguan, atau bulanan. Setiap periode shift memiliki waktu yang ditentukan di mana karyawan bertugas dan waktu istirahat atau libur.

Jadwal kerja shift umumnya digunakan dalam sektor industri, pelayanan publik, rumah sakit, restoran, pusat panggilan, dan sejumlah sektor lainnya yang memerlukan layanan atau produksi yang beroperasi selama 24 jam sehari.

Baca juga: Long Shift: Pengertian, Aturan, dan Contoh Perhitungannya

Jenis Jadwal Kerja Shift

Sebenarnya ada banyak jenis jadwal kerja shift tergantung kategorinya. Jika dilihat dari jumlah grupnya, ada sistem 3 shift 4 grup, 3 shift 3 grup dan 2 shit 3 grup. Ada pula beberapa jenis jadwal kerja shift yang kelompokkan berdasarkan jam operasional perusahaan, di antaranya:

1. Shift Pagi

Karyawan bekerja pada pagi hari, biasanya mulai dari pukul 06.00 atau 07.00 pagi dan berakhir pada siang hari, seperti pukul 14.00 atau 15.00.

2. Shift Siang

Karyawan bekerja pada siang hari, biasanya dimulai dari pukul 14.00 atau 15.00 dan berakhir pada malam hari, seperti pukul 22.00 atau 23.00.

3. Shift Malam

Karyawan bekerja pada malam hari, biasanya dimulai setelah pukul 22.00 atau 23.00 dan berakhir pada pagi hari berikutnya, seperti pukul 06.00 atau 07.00.

4. Shift Berganda

Dalam jenis shift ini, waktu kerja dibagi menjadi beberapa periode, seperti shift pagi, shift siang, dan shift malam. Karyawan akan bergantian bekerja di berbagai periode ini.

Selain itu, ada juga pola shift khusus, seperti shift libur, shift akhir pekan, atau shift rotasi, di mana karyawan akan bergantian antara shift pagi, siang, dan malam dalam periode waktu tertentu.

Dalam mengatur jadwal kerja karyawan, perusahaan atau lembaga biasanya mempertimbangkan kebutuhan operasional, persyaratan hukum terkait jam kerja, perlindungan kesehatan dan keamanan karyawan, serta mengutamakan keadilan dalam penugasan shift kepada seluruh karyawan.

Baca juga: Long Shift: Pengertian, Aturan, dan Contoh Perhitungannya

Berapa Lama Waktu Kerja Shift di Indonesia?

rumus membuat jadwal shift kerja

Lama waktu kerja shift di negara Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Berdasarkan Pasal 77 ayat 1 UU No. 13 Tahun 2003, jam kerja karyawan berlaku dalam 2 situasi:

– 7 (tujuh) jam dalam 1 (satu) hari, atau 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja.

– 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari, atau 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja.

Dari ketentuan di atas, dapat terlihat bahwa kerja waktu maksimal seseorang pada shift kerja adalah 8 jam per hari atau 40 jam per minggu dengan 1 jam istirahat. Karyawan berhak mendapatkan waktu istirahat sekurang-kurangnya 30 menit setelah empat jam kerja, sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 79 ayat 2 huruf a.

Baca juga: 3 Rumus Membuat Jadwal Shift Kerja yang Wajib Dipelajari!

Tips dan Cara Membagi Shift Kerja yang Efektif

Membagi shift kerja dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik bisnis. Namun, hal ini tetap harus dilaksanakan agar setiap karyawan mendapatkan durasi kerja yang adil. Berikut adalah beberapa tips cara membagi shift kerja yang dapat kamu terapkan pada bisnismu:

1. Kenali Bisnis dan Karyawanmu dengan Baik

Pertama-tama, pahami kebutuhan bisnismu dengan baik. Identifikasi jam-jam sibuk, periode puncak, atau kebutuhan khusus lainnya. Selain itu, kenali karyawanmu, termasuk preferensi mereka, keterampilan, dan ketersediaan waktu. Ini akan membantu dalam pengaturan jadwal yang efisien.

2. Buatlah Waktu Kerja Sesuai Perundang-undangan

Pastikan jadwal kerja yang kamu buat mematuhi peraturan perundang-undangan terkait jam kerja, istirahat, dan waktu istirahat karyawan. Pastikan pula mengikuti ketentuan mengenai upah lembur jika diperlukan.

3. Bagi Karyawanmu ke Dalam Beberapa Kelompok

Untuk memudahkan pengaturan jadwal, bagi karyawanmu ke dalam beberapa kelompok. Kelompok ini bisa berdasarkan kemampuan, preferensi waktu, atau tugas yang harus dilakukan. Pengelompokkan ini dapat membantu kamu mengalokasikan jadwal dengan memperhatikan kebutuhan bisnis dan preferensi karyawan.

4. Komunikasikan Jadwal Kerja dengan Karyawan

Penting untuk berkomunikasi secara terbuka dengan karyawan mengenai jadwal kerja mereka. Berikan mereka jadwal dengan waktu yang cukup, berikan kesempatan bagi mereka untuk memberi masukan atau mengajukan permintaan tertentu, dan pastikan mereka memahami tanggung jawab mereka terkait jadwal kerja.

5. Gunakan Aplikasi untuk Membuat Jadwal

Untuk mempermudah proses pembuatan jadwal kerja, gunakan aplikasi atau perangkat lunak manajemen jadwal. Aplikasi semacam itu dapat membantu dalam mengatur jadwal secara efisien, mempertimbangkan preferensi karyawan, mengelola penugasan shift, dan memungkinkan karyawan untuk melihat jadwal mereka dengan mudah.

Efisiensi Penjadwalan Shift Kerja dengan Aplikasi Absensi

Membagi jadwal kerja secara tepat tentu akan membantu perusahaanmu untuk menciptakan durasi dan ruang lingkup kerja yang sehat. Lingkungan kerja yang sehat akan membuat karyawan merasa betah dan pada akhirnya loyal terhadap perusahaannya.

Karyawan juga harus diberikan penilaian yang adil terhadap seluruh kinerja mereka, mendapatkan imbalan yang setimpal, dan selalu diberikan motivasi agar kinerja tetap optimal. Oleh karena itu, para pemilik bisnis bisa menggunakan aplikasi penilaian karyawan dan aplikasi absensi dari StaffAny. 

cara membagi shift kerja, Ketahui 5 Cara Membagi Shift Kerja yang Efektif

StaffAny memiliki banyak sekali fitur canggih yang dapat membantumu untuk mengelola SDM bisnismu dengan fleksibel dan terintegrasi dengan baik, salah satunya adalah EngageAny.

Fitur ini memungkinkan bisnismu untuk menilai karyawan, sekaligus memberikan insentif atau hadiah secara otomatis dan konsisten untuk setiap karyawan yang berhasil mencapai kinerja kerja yang baik melalui data yang akurat.

Hal ini tentu akan menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan bisnismu, serta dapat meningkatkan kinerja karyawan dan tim dengan lebih optimal.

Selain itu, StaffAny juga menyediakan Start Up Plan, yang akan memudahkan kamu untuk menerapkan penggunaan sistem manajemen SDM sejak awal, sehingga bisnis akan berjalan lebih efektif dalam menangani karyawan yang lebih banyak nantinya.

Tunggu apa lagi? Hubungi kami, dan dapatkan berbagai manfaat dari StaffAny untuk bisnismu sekarang juga!

Like this article?

Share on Facebook
Share on LinkedIn
WhatsApp

Related article

Leave a comment