Simak 7 Cara Mengembangkan Usaha Kuliner Online

Table of Contents

Cara mengembangkan usaha kuliner menjadi topik yang cukup banyak dicari oleh penggiat-penggiat bisnis masa kini. Meskipun menggiurkan, popularitas jenis usaha ini akan menciptakan banyak sekali pesaing-pesaing bisnis yang ingin terjun di dalamnya.

Lantas bagaimana agar bisnis kulinermu dapat unggul dari pesaing-pesaing tersebut? Dalam artikel ini, StaffAny telah merangkum 7 cara mengembangkan usaha kuliner online dan tantangan yang harus kamu ketahui. Mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Bagaimana Perkembangan Industri kuliner Saat Ini?

Sebelum melangkah ke bagian cara mengembangkan usaha kuliner, ada baiknya kamu sebagai pelaku usaha kuliner membaca kondisi pasar dan peluang bisnis makanan online dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir dari situs katadata.id, mulai dari tahun 2020, kategori produk makanan, minuman dan bahan makanan merupakan sektor e-commerce yang paling banyak terjual dengan persentase hasil penjualan sebanyak 40,86 persen dari total keseluruhan usaha. Maka tak heran bila bisnis makanan online tidak pernah sepi peminat.

Maka, jika melihat data tersebut, tak ada salahnya kamu mempersiapkan strategi jitu untuk mengembangkan bisnis kulinermu mulai saat ini.

Baca juga: 10 Permasalahan UMKM beserta Solusinya

Inilah Cara Mengembangkan Usaha Kuliner Online

Perkembangan teknologi dan media sosial yang pesat membuat berbagai usaha online kian digemari, salah satunya usaha kuliner online. Kamu bisa menjual berbagai hidangan kuliner tidak hanya langsung di tempat, tetapi juga secara online dengan metode delivery

Hal ini terbantu juga dengan semakin maraknya aplikasi delivery online yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memesan makanan atau minuman yang diinginkan di restoran atau kafe tertentu, tanpa perlu keluar dari kenyamanan rumah.

Oleh karena itu, bisnis kuliner online kini banyak peminat dan persaingannya semakin ketat.

Sebelum memulai bisnis kuliner online ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu tujuh cara mengembangkan usaha ini agar tetap berkembang dan laris di tengah maraknya bisnis kuliner online seperti sekarang ini. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu terapkan untuk unggul dalam persaingan:

1. Melakukan Survei Pasar yang Dituju

Kegiatan survei pasar merupakan salah satu kunci utama untuk mengembangkan usaha agar bisnismu dapat terus berkembang dan laris. Survei pasar yang dilakukan secara benar dapat membantumu untuk mengetahui siapa saja pesaing dalam bisnis ini, keunikan mereka, serta apa saja yang mereka miliki dan tidak dimiliki.

Untuk melakukan survei pasar, kamu tidak perlu mendatangi setiap usaha kuliner yang ada. Cukup gunakan fasilitas internet atau forum yang berkaitan dengan target pasar, atau kompetitor yang dituju.

Setelah mendapatkan semua hasil yang diperlukan, kamu bisa mulai menganalisis apa saja cara mengembangkan usaha makanan online yang tepat dari survei pasar tersebut.

Perhatikan beberapa hal seperti desain, dan cita rasa ciri khas yang menarik perhatian konsumen. Desain dan cita rasa tersebut dapat kamu kembangkan dengan berbagai inovasi yang belum dilakukan oleh kompetitor.

2. Meningkatkan Strategi Promosi

Promosi juga dapat menjadi salah satu cara yang harus kamu lakukan untuk mengembangkan usaha kuliner online. Strategi promosi yang efektif dan efisien tentu akan dapat membantu produk makanan yang dijual dapat laku dipasaran. Kamu juga harus meningkatkan strategi promosi dan menyesuaikannya dengan tren pasar masa kini, agar semakin dikenal dan diminati banyak orang. 

Salah satu metode promosi jitu yang bisa kamu gunakan adalah dengan jasa influencer. Jasa ini dapat membantumu untuk mempromosikan produk, dan bahkan membantu meningkatkan penjualan dengan menarik pelanggan baru yang niche dan sebelumnya tidak terjangkau olehmu.

Baca juga: 9 Tips Market Penetration Strategy untuk Bisnismu

3. Perhatikan Harga Jual

Harga jual dari makanan atau minuman yang kamu cantumkan juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Pasalnya, seseorang cenderung akan mempertimbangkan harga sebelum melakukan pembelian.

Oleh karena itu, sesuaikan harga tersebut dengan target pasar yang kamu tuju, dan pastikan harga yang tercantum sesuai dengan kantong mereka. Jual makanan atau minumanmu dengan harga yang sesuai dengan pangsa pasar, tetapi tetap pertahankan juga kualitasnya.

4. Sediakan Menu yang Inovatif dan Variatif

Bisnis makanan dan minuman tentu tidak terlepas dari tampilan dan rasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Namun, kamu juga harus memperhatikan bahwa tampilan makanan atau minuman yang cantik tidak akan membuat usaha kulinermu berkembang, bila tidak disertai dengan rasa makanan atau minuman yang lezat. 

Maka dari itu, cara untuk usaha kulinermu tetap laris adalah dengan menjaga cita rasa menu yang disajikan beserta dengan desain tampilannya. Menu kuliner yang variatif dan inovatif juga akan menjadi daya tarik yang bisa menarik konsumen dan memiliki potensi tinggi untuk disebarluaskan ke media sosial.

5. Aktif di Media Sosial

Kini, banyak pelaku bisnis yang menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk atau jasa yang mereka tawarkan. Kamu pun dapat melakukan hal yang serupa dengan cara aktif melakukan promosi dan memasarkan produk kuliner yang kamu jual di media sosial.

Bukan hanya sekedar mengunggah foto atau video makanan atau minumanmu saja, tetapi juga menerapkan strategi pemasaran seperti copywriting yang baik, memperhatikan resolusi gambar atau video yang diunggah, menggunakan voice over dan lagu yang menarik, serta strategi lainnya. 

Pastikan calon pelangganmu dapat menangkap ciri khas dari bisnis kulinermu. Jika konten kuliner bisnismu menarik, tentu akan mendorong jumlah interaksi atau engagement yang tinggi, sehingga penjualan bisnismu meningkat secara signifikan.

6. Buatlah Desain yang Menarik

Tidak hanya berinovasi dalam menu, para pelaku usaha pun berusaha untuk membuat desain makanan atau minuman semenarik mungkin. Cita rasa yang lezat, disertai dengan desain packaging yang cantik menjadi unsur yang sangat penting untuk bisnismu dapat berkembang dengan pesat.

Oleh karena itu, pastikan desain packaging produk makanan dan minumanmu tampak menarik dan unik, sehingga calon pelanggan berminat untuk membelinya.

7. Hadirkan Promo yang Menarik

Bisa dikatakan bahwa semua orang di dunia ini menyukai promo. Terlebih lagi nilai promo produk tersebut cukup besar dan dikemas dengan cara yang kreatif. Oleh karena itu, kamu bisa membuat promosi menarik sebagai salah satu cara untuk mengembangkan usaha kuliner terlebih jika kamu ingin membuka cabang baru. 

Namun, kamu tetap harus hati-hati ketika menawarkan promo produk. Jangan biarkan bisnismu hanya ramai pada saat promo saja, lalu sepi pada hari-hari biasa.

Kamu perlu memastikan bahwa produk yang ditawarkan memiliki kelebihan dan daya tawar yang tinggi dibandingkan dengan kompetitor lainnya, sehingga repetisi pembelian produkmu akan tetapi berada pada nilai yang tinggi.

Baca juga: Experiential Marketing: Arti dan Cara Menerapkan

Tantangan Menjalankan dan Mengembangkan Bisnis Kuliner Online

tips mengembangkan usaha kuliner online

Menjalankan bisnis kuliner online tentu membutuhkan tingkat kreativitas, konsistensi, dan perhitungan yang tinggi. Kamu juga harus bijak dalam mengarahkan bisnismu agar tetap berada di jalan yang tepat, sehingga tantangan-tantangan yang akan dihadapi akan terlalui dengan baik.

Berikut adalah lima tantangan yang harus kamu perhatikan ketika mengembangkan bisnis kuliner online, yaitu:

1. Penentuan Variasi Menu yang Akan Dijual

Tantangan bisnis yang pertama adalah menentukan variasi menu yang akan dijual. Kamu perlu melakukan berbagai eksperimen terlebih dahulu untuk menentukan apa menu terbaik yang akan disajikan kepada pelanggan. Mintalah saran dan bantuan dari teman keluarga, atau orang-orang yang kamu percayai untuk membantumu menyusun menu yang akan dijual.

Susunlah menu yang kamu kuasai dan memiliki ciri khas tersendiri yang akan unggul di pangsa pasar. Kamu mungkin juga perlu mempertimbangkan untuk mengubah menu sesuai dengan musim untuk tetap mengikuti tren. 

Pertimbangkan juga kebutuhan dan permintaan khusus konsumen seperti orang diet, atau vegetarian, dan cobalah untuk memenuhinya jika mereka termasuk dalam target pasarmu. Intinya, menu yang kamu jual harus mewakili brand dari bisnismu dan mengikuti visi dan misi usaha kuliner.

2. Batas Kedaluwarsa

Batas kedaluwarsa menjadi salah satu tantangan yang cukup berat pada bisnis makanan maupun minuman. Kamu harus selalu memperhatikan kapan batas waktu produk makanan atau minuman yang dijual agar tetap dalam kondisi yang aman.

Tes rasa secara berkala perlu dilakukan untuk memastikan kondisi produk makanan atau minuman yang masih baik dan layak untuk dijual.

Jangan paksakan diri untuk menjual produk tersebut bila sudah tidak layak. Rencanakan stok produk makanan atau minumanmu dengan baik agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan produk yang akan merugikan bisnismu.

3. Kompetisi dengan Usaha Kuliner yang Lebih Dulu Ada

Kompetisi usaha kuliner yang ada pada pangsa pasarmu bisa jadi sangat berat. Oleh karena itu, memahami usaha kuliner lain yang lebih dulu ada sangatlah penting agar kamu mengetahui langkah apa yang harus diambil untuk membuat usaha kuliner yang unggul. 

Dalam prosesnya, mungkin kamu akan menemukan banyak usaha yang konsepnya sama atau mirip dengan bisnismu, sehingga penting untuk mencari poin unik agar bisnis kulinermu mampu bersaing.

Lakukan penelitian terhadap website kompetitor, ikuti media sosial mereka, dan cobalah untuk makan di tempat mereka sesekali. Perhatikan apa yang mereka lakukan, dan terapkan dengan cara yang lebih baik untuk usaha kulinermu.

Baca juga: 5 Manfaat Business Plan dalam Bisnis

4. Sulit membangun Identitas Brand yang Kuat

Pertumbuhan industri kuliner saat ini sangat cepat. Selain disebabkan oleh ‘pemain’ lama, tantangan yang hadir juga disebabkan oleh banyaknya brand baru yang bermunculan. Usaha kuliner yang berdiri secara mandiri biasanya mengalami kesulitan, karena belum memiliki anggaran atau brand tersebut belum banyak dikenal orang. 

Jika usaha kuliner yang kamu miliki masih baru, cobalah untuk memenangkan persaingan dengan promosi, diskon, dan berbagai aktivitas menarik melalui media sosial. Aktivitas membangun brand menjadi kunci bisnismu untuk tetap selalu diingat dan dipersepsikan secara relevan oleh konsumen.

5. Meningkatkan Rating atau Penilaian Konsumen

Konsumen yang memesan produk makanan atau minuman melalui aplikasi online biasanya akan memilih restoran atau toko dengan mempertimbangkan harga, jenis produk, dan rating yang dimiliki toko atau restoran tersebut.

Rating ini menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis kuliner online yakni penilaian pada kualitas produk yang berkaitan langsung dengan kelezatan cita rasa, harga yang terjangkau, kemasan yang menarik, serta pelayanan yang baik. 

Semua kondisi yang diinginkan konsumen tersebut dapat terlihat dari tingginya angka pada rating atau penilaian yang diberikan. Rating yang tinggi menunjukkan tingginya tingkat kepuasan konsumen terhadap produk makanan atau minuman yang dijual.

cara mengembangkan usaha kuliner, Simak 7 Cara Mengembangkan Usaha Kuliner Online

Integrasikan Data SDM Anda bersama StaffAny Sekarang

Untuk mendapatkan rating yang tinggi, kamu bisa mulai dengan meningkatkan kualitas keseluruhan dari bisnismu, mulai dari cita rasa dan harga produk, hingga kualitas SDM demi pelayanan yang cepat, responsif, dan berkualitas.

Namun, peningkatan bisnis online ini akan sangat sulit untuk diterapkan jika kebutuhan resource seperti Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada pada bisnismu belum terintegrasi dengan baik.

Oleh karena itu, jika kamu ingin memiliki pengelolaan data sumber daya manusia yang efektif dan efisien, maka bisnis tersebut perlu menggunakan aplikasi penjadwalan karyawan seperti StaffAny. 

Selain mempermudah pencatatan absensi, karyawanmu juga bisa melakukan clock-in dan clock-out hanya dengan memindai kode QR yang terpasang di toko fisikmu. Data jam masuk dan jam keluar tersebut akan dikirim secara real-time dan terintegrasi dalam satu aplikasi saja.

Bukan hanya karyawan yang diuntungkan dengan StaffAny, tetapi juga tim HRD bisnismu. Mereka bisa memantau kinerja karyawan melalui fitur timesheet dan real-time reports yang tersedia.

StaffAny juga menyediakan Start Up Plan bagi kamu yang baru merintis bisnis F&B dengan jumlah karyawan kurang dari 25 orang. Start Up Plan ini akan membantumu untuk menerapkan penggunaan sistem manajemen SDM sejak awal, sehingga bisnis akan berjalan lebih efektif dalam menangani karyawan yang lebih banyak nantinya. 

StaffAny tidak hanya tersedia di Play Store, tetapi tersedia pula di App Store sehingga bisa diakses oleh pengguna perangkat Apple. Tunggu apa lagi? Hubungi kami sekarang juga melalui WhatsApp, dan buatlah sistem absensi karyawan di dalam bisnis kamu menjadi terintegrasi dan mudah dengan StaffAny!

Like this article?

Share on Facebook
Share on LinkedIn
WhatsApp

Related article

Leave a comment