Memahami Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on whatsapp
Table of Contents

Dapat dikatakan bahwa pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan itu sangat besar. Kebanyakan karyawan akan lebih termotivasi untuk bekerja jika pekerjaannya dapat diakui dan dihargai oleh perusahaan. Sistem reward dan punishment ini merupakan salah satu platform yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut.

Melalui artikel ini, kamu akan mendapatkan penjelasan secara rinci mengenai pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan. Namun sebelum itu, ada baiknya jika kamu mempelajari apa itu sistem reward dan punishment terhadap karyawan terlebih dahulu. Mari simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Reward dan Punishment?

Reward dan punishment merupakan salah satu sistem yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawannya. Pada dasarnya, sistem ini bekerja dengan menilai karyawan berdasarkan kinerjanya yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

Nantinya, karyawan yang bekerja dengan baik akan mendapatkan reward atau hadiah, sedangkan karyawan yang pekerjaannya kurang baik atau bahkan buruk akan mendapatkan punishment atau hukuman. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi karyawan agar kinerjanya dapat meningkat dan menjadi lebih baik lagi.

Baca juga: Membedah Macam-Macam Gaya Kepemimpinan

Definisi dan Contoh Reward

Dalam konteks perusahaan, reward mengacu pada sistem atau program yang dibuat oleh perusahaan untuk menghargai kinerja dan memotivasi karyawan pada tingkat individu dan/atau kelompok dengan cara memberikan hadiah. Reward sendiri merupakan komponen yang ada di luar gaji, tetapi seringkali hadiah yang diberikan berupa uang. Salah satu contoh sistem reward yang dapat digunakan perusahaan adalah pemberian insentif ketika karyawan mencapai KPI-nya.

Sebagai contoh, perusahaan X membuat program reward di mana karyawan yang mencapai nilai 100 pada indikator pekerjaannya akan mendapatkan insentif sebesar 2 juta. Namun, jika nilainya hanya 99 – 50 maka karyawan hanya mendapatkan 1 juta. Lebih lanjut lagi, jika nilainya di bawah 50 maka karyawan tidak akan mendapatkan insentif. Hal ini diharapkan dapat memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya agar mencapai nilai 100 dalam KPI-nya.

Banner Blog

Baca juga: Bagaimana Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan?

Definisi dan Contoh Punishment

Punishment adalah hal yang benar-benar berbanding terbalik dengan reward. Punishment mengacu pada sistem atau program yang dibuat oleh perusahaan untuk memberikan sanksi atau denda kepada karyawan yang tidak bekerja dengan baik. Tentu saja pekerjaan yang dimaksud adalah yang sesuai dengan perjanjian yang ada di kontrak kerja.

Ada banyak contoh sistem punishment yang diterapkan oleh perusahaan, salah satunya adalah dengan tidak memberikan bonus ketika karyawan tidak mencapai target. Perusahaan dapat memberikan bonus secara berkala setiap bulannya sebagai salah satu komponen gaji, tetapi karyawan tidak akan mendapatkan bonus tersebut jika tidak mencapai target di bulan tersebut.

Baca juga: 12 Cara Mudah Menghilangkan Stres Kerja

4 Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan

Sistem reward dan punishment jelas dapat memiliki peranan yang penting dalam kinerja karyawan jika diterapkan oleh perusahaan. Berikut ini adalah beberapa pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan yang dapat dirasakan oleh perusahaan.

1. Memotivasi Karyawan

Hal yang paling terpengaruh oleh sistem reward dan punishment adalah motivasi bekerja dari karyawan. Ketika perusahaan memberikan reward bagi karyawan yang bekerja dengan baik, kebanyakan karyawan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hadiah tersebut, termasuk meningkatkan kinerjanya, melakukan kerja sama yang lebih baik dengan rekan kerja, dan masih banyak lagi.

Di sisi lain, karyawan juga jelas tidak ingin mendapatkan punishment karena mereka tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu, karyawan diharapkan dapat bekerja minimal sesuai dengan apa yang diminta oleh perusahaan untuk menghindari punishment ini. Sistem ini jelas dapat memotivasi karyawan untuk mendapatkan reward dan menghindari punishment.

2. Meningkatkan Kebahagiaan Karyawan

Meningkatkan Kebahagiaan Karyawan

Sistem reward bekerja dengan cara menilai kinerja karyawan dan memberikan hadiah berdasarkan nilai tersebut. Artinya, perusahaan mengakui kinerja dari karyawannya. Ketika pekerjaan karyawan diakui, kerap kali kinerja mereka akan lebih meningkat, apalagi jika diberikan hadiah juga.

Siapa sih yang tidak suka ketika pekerjaannya diakui dan mendapatkan hadiah? Karyawan sudah pasti akan lebih bahagia jika mereka bisa mendapatkan kedua hal tersebut. Oleh karena itu, sistem reward yang diterapkan perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kebahagiaan karyawan sehingga kinerjanya meningkat.

Baca juga: Memahami Lingkungan Kerja Fisik dan Non-Fisik serta Pengaruhnya pada Pekerja

3. Memperbaiki Kekurangan Karyawan

Punishment yang diberikan perusahaan sendiri harus juga berupa laporan penilaian pekerjaan karyawan. Nantinya, karyawan dapat mempelajari apa yang kurang dari pekerjaan mereka dan meningkatkannya berdasarkan data yang ada di laporan tersebut. Melalui pemberian punishment yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan.

Setiap karyawan tentu saja tidak ingin terkena punishment yang diberikan oleh perusahaan. Kebanyakan karyawan cenderung akan melakukan perbaikan diri terhadap apa yang kurang dari pekerjaannya sehingga terhindar dari punishment tersebut. Kalau pun karyawan sudah terkena punishment, mereka akan melakukan perbaikan pekerjaan sehingga tidak terkena punishment lagi.

4. Mendisiplinkan Karyawan

Kebanyakan karyawan cenderung akan bekerja dengan lebih disiplin ketika mereka memiliki kemungkinan terkena punishment. Selain itu, reward yang kemungkinan akan mereka dapatkan juga bisa menjadi salah satu pemicu setiap karyawan untuk meningkatkan disiplin kerjanya.

Kedisiplinan seorang karyawan akan berpengaruh besar pada kinerja yang mereka berikan. Makin disiplin seorang karyawan, maka kinerjanya juga akan makin baik. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat memanfaatkan sistem reward dan punishment ini untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja karyawan.

Apabila ingin menerapkan sistem reward kepada karyawan, perusahaan dapat menggunakan EngageAny dari StaffAny. EngageAny dapat mengotomisasi proses pemberian insentif pada karyawan berdasarkan kinerjanya secara akurat dan konsisten.Selain itu, StaffAny juga memiliki fitur Kalkulator Pajak PPh 21 dan BPJS yang dapat membantu melakukan perhitungan pajak perusahaan dan BPJS dengan jauh lebih mudah. Yuk, gunakan aplikasi StaffAny sekarang juga!

pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan, Memahami Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan

StaffAny merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada bidang HR. Kami percaya proses digitalisasi HR untuk beragam kebutuhan industri ritel sangat berperan dalam proses percepatan bisnis dan menjaga kualitas produk.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on linkedin
Share on LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a comment