Pentingnya Standar Operasional Prosedur F&B Service

Share on facebook
Share on linkedin
Share on whatsapp
Table of Contents

Bisnis food and beverage kian menjamur di Indonesia dan kamu dapat meraup keuntungan besar ketika terjun ke bisnis ini. Kamu pun perlu menerapkan standar operasional prosedur F&B service dalam bisnis restoran selain memperkirakan modal bisnisnya. Loyalitas dan jumlah tamu makin bertambah kalau kamu memiliki SOP mengenai pelayanan di restoran.

StaffAny akan membahas lebih lengkap tentang SOP di bidang kuliner, termasuk hal penting yang harus ada dalam pedoman tersebut. Simak sampai selesai biar kamu makin memahami SOP F&B service.

Memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) F&B

SOP merupakan panduan atau pedoman sistematis untuk melakukan pekerjaan di bidang apa pun. Isi SOP berbeda-beda tergantung bidang usaha yang dijalankan, tetapi harus dibuat sesuai tata kerja, prosedur kerja, dan sistem kerja pada unit yang bersangkutan.

Peran SOP sangat penting dalam kegiatan operasi bisnis apa pun, termasuk F&B. Kualitas pekerjaan makin meningkat apabila karyawan bekerja sesuai SOP yang berlaku. Sebaliknya, pekerjaan justru menjadi berantakan dan tidak terarah kalau tidak ada SOP di dalamnya.

Dunia F&B, khususnya restoran, memiliki SOP yang berbeda dari industri bisnis lainnya. Secara umum, ada tiga jenis SOP yang diterapkan dalam bisnis ini, yaitu:

  1. SOP Penyajian: berisi prosedur penyajian, dimulai dari pengolahan bahan baku, cara memasak, tempat penyimpanan, hingga sanitasi.
  2. SOP Persiapan Memasak: berisi prosedur mengenai sanitasi dan pencegahan bakteri pada makanan.
  3. SOP Pelayanan: berisi prosedur pelayanan oleh pelayan (waiters) kepada tamu yang datang ke restoran.

Dalam artikel ini, kita akan membahas khusus tentang SOP Pelayanan alias F&B service.

Baca juga: 4 Manfaat SOP Perusahaan

Pentingnya Standar Operasional Prosedur F&B Service

Pernahkah kamu mengira bahwa SOP di restoran berlaku untuk proses memasak makanan saja? Ternyata tidak, F&B service pun membutuhkan alur SOP yang jelas sebagai pedoman bagi waiter dan waitress. Mengapa? Simak alasannya di bawah ini.

1. Menjadi Identitas Restoran

Setiap restoran pasti memiliki caranya sendiri dalam melayani tamu. SOP bisa menjadi patokan bagi pelayan restoran ketika melayani tamu yang datang sesuai brand yang ingin kamu hadirkan. Kamu dapat mengatur cara berpakaian, gestur, tutur kata, dan sebagainya yang identik dengan restoranmu.

2. Menciptakan Standar dalam Pelayanan

Menciptakan Standar dalam Pelayanan

Standardisasi diperlukan demi mencegah perbedaan dalam melayani tamu. Tamu restoran tetap memperoleh pelayanan yang sama meskipun dilakukan oleh pelayan yang berbeda. Standar ini pasti sangat berguna kalau kamu memiliki cabang restoran di beberapa lokasi.

3. Menjamin Keamanan Tamu

SOP berisi serangkaian aturan mengenai kebersihan dan kenyamanan tamu selama berada di restoran. Terutama pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, SOP sangat diperlukan demi menjamin keamanan tamu. Pelayan akan melaksanakan tugasnya sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh restoran dan anjuran pemerintah.

4. Mengukur Kinerja Pelayan

Pengukuran kinerja telah menjadi hal yang tak boleh ditinggalkan. Apabila belum memiliki indikator penilaian, kamu dapat menggunakan SOP alat ukurnya. Cukup bandingkan SOP dengan hasil kinerja pelayan dan kamu bisa melakukan penilaian terhadap performa mereka.

Banner-Blog

8 Hal yang Harus Ada di SOP F&B Service

Apakah kamu sudah memahami pentingnya SOP dari uraian di atas? Sekarang waktunya kamu membuat SOP F&B service untuk bisnis restoran atau kafe yang lagi sedang dirintis. Masukkan beberapa unsur wajib di bawah ini dalam SOP F&B service kamu.

1. Memastikan Kebersihan Pelayan

Kebersihan pelayan mencakup kebersihan diri dan atribut seragam yang digunakan. Pelayan hendaknya berpenampilan rapi, bersih, dan wangi saat melayani tamu. Kesan pertama tamu terhadap restoran ditentukan oleh penampilan pelayan, jadi komponen ini wajib diperhatikan pertama kali. Aturan pemakaian masker pun diperlukan di era pandemi ini.

2. Menyambut Tamu

Menyambut Tamu

Pelayan tidak boleh bersikap pasif dan harus segera menyambut tamu yang datang. Senyum, Sapa, dan Salam (3S) merupakan kombo ampuh untuk melayani tamu. Mereka dapat melakukan pengecekan suhu apabila restoran menerapkan prosedur kesehatan yang cukup ketat. Kamu pun dapat mengarahkan tamu ke meja yang kosong.

3. Memberikan Menu

Selanjutnya, pelayan harus memberikan buku menu sebagai panduan bagi tamu. Mereka dapat menawarkan menu atau harga promo apabila restoran memiliki penawaran yang menarik untuk beberapa waktu. Infokan juga mengenai menu yang sold out supaya tamu tidak perlu memesannya.

4. Mencatat Pesanan

Pelayan kemudian mencatat pesanan yang telah dipilih oleh tamu. Mereka harus mencatat secara teliti dan memastikan kembali pesanan tamu. Pesanan kemudian diberikan kepada staf dapur untuk dibuatkan hidangannya. 

Baca juga: Mengenal SOP Kerja: Definisi, Tujuan, Manfaat, dan Tips Menyusunnya

5. Menyajikan Makanan

Menyajikan Makanan

Hidangan yang telah selesai dibuat langsung disajikan kepada tamu. Pelayan memastikan agar tidak ada kesalahan saat penyajian makanan, misalnya mengantar menu ke meja yang salah. Mereka harus tetap tersenyum selama menyajikan makanan dan mengucapkan ‘selamat makan’ kepada tamu.

6. Memberikan Tagihan

Setelah tamu selesai makan, pelayan lalu memberikan tagihan agar tamu melakukan pembayaran. Mereka dapat meminta feedback mengenai makanan atau pelayanan yang dirasakan oleh tamu. Ucapkan juga ‘terima kasih’ dan harapan untuk tamu agar berkunjung kembali setelah melakukan pembayaran.

Baca juga: Apa itu F&B Bisnis yang Menjanjikan?

7. Membersihkan Meja

Pelayan harus segera membersihkan meja agar dapat digunakan oleh tamu. Mereka harus membersihkan meja sampai bersih dan steril supaya tamu berikutnya lebih nyaman saat menikmati hidangan.

8. Melayani Keluhan Tamu

Keluhan tamu pasti tak luput dari dunia F&B service. Pelayan sering mendapatkan keluhan berupa lamanya pelayanan, rasa makanan tidak enak, bahkan sekadar tidak menyukai restorannya. Pelayan harus bersikap profesional dan melayani keluhan yang masuk dengan ramah. Keluhan tersebut berguna pula sebagai saran dan evaluasi pada masa depan.

Kamu dapat memodifikasi panduan SOP di atas sesuai kebutuhan bisnismu. Intinya, jangan lupa untuk selalu memprioritaskan kenyamanan tamu yang datang saat melayani mereka.

Walaupun sudah dibahas dalam peraturan, tidak ada salahnya kamu memasukkan poin mengenai jadwal kerja dalam standar operasional prosedur F&B. StaffAny mengerti bahwa tidak mudah dalam mengatur jadwal karyawan restoran, apalagi sistem kerjanya shift

Oleh karena itu, gunakan aplikasi pengatur jadwal karyawan supaya kamu tak perlu pusing lagi mengatur jadwal mereka. Aplikasi ini juga menyediakan fitur lain yang pasti membantu kamu dalam menangani manajemen SDM di restoran, seperti penghitungan jam kerja harian, komunikasi di lapangan secara real-time, hingga pengajuan cuti yang seamless dan mudah.
Tinggalkan cara lama membuat jadwal spreadsheet dan beralihlah ke aplikasi serbaguna dari StaffAny. Hubungi kami segera untuk mengetahui fiturnya dan cobalah free trial dari aplikasi ini.

standar operasional prosedur f&b service, Pentingnya Standar Operasional Prosedur F&B Service

StaffAny merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada bidang HR. Kami percaya proses digitalisasi HR untuk beragam kebutuhan industri ritel sangat berperan dalam proses percepatan bisnis dan menjaga kualitas produk.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on linkedin
Share on LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a comment