5 Cara Menghitung Dana Darurat Bisnis agar Tidak Bangkrut

Share on facebook
Share on linkedin
Share on whatsapp
Table of Contents

Sudahkah dana darurat menjadi prioritas keuangan bisnis kamu? Dana darurat bisa menjadi penyelamat saat bisnismu mengalami kejadian buruk yang tak terduga. Kamu pun harus mengetahui cara menghitung dana darurat yang tepat agar bisnis lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk.

Bisnismu tidak harus berskala besar agar bisa mulai mengumpulkan dana darurat. Kamu bisa memulainya sekarang karena kondisi perekonomian saat ini belum tentu sama pada masa depan. StaffAny akan mengulas lengkap tentang dana darurat dan cara menyiapkannya untuk bisnismu. Simak ulasannya sampai selesai, yuk!

Baca juga: Mengenal Arti Take Home Pay Lebih Dalam

Pengertian Dana Darurat Bisnis

Dana darurat merupakan simpanan uang yang digunakan khusus untuk keperluan mendesak dan tak terduga. Istilah dana darurat sering digunakan untuk keuangan pribadi, tetapi berlaku pula di dunia bisnis. Dana darurat dalam akuntansi bisnis dicatat sebagai ‘cadangan modal’ atau ‘laba ditahan’.

Dana darurat dalam bisnis bisa digunakan ketika arus kas sedang negatif pada periode tertentu, mendapat tuntutan, ada karyawan cuti, atau ketika penjualan sedang menurun. Namun, ada pula yang memanfaatkan dana darurat mencari peluang baru dalam bisnis, seperti membuat produk baru atau merambah target pasar yang berbeda. Kamu pun tidak perlu berutang pada situasi tersebut karena bisa memanfaatkan dana darurat.

download

Pentingnya Memiliki Dana Darurat Bagi Bisnis

Bisnis pun mengalami kondisi yang tak pasti. Kondisi tersebut bisa dipengaruhi oleh masalah internal ataupun eksternal. Banyaknya bisnis yang gulung tikar pada pandemi COVID-19 membuktikan bahwa dana darurat itu sangat penting bagi kelangsungan sebuah usaha. Selain itu, angka penjualan yang sedang menurun bisa pula menjadi alasan pentingnya dana darurat.

Ada beberapa bisnis yang memilih untuk mengajukan pinjaman dari bank atau menggunakan dana pribadi ketika mengalami masa sulit. Solusi tersebut memang membantu bisnis agar tetap beroperasi, tetapi tidak akan berlangsung lama. Kamu harus membayar pinjaman tersebut serta bunganya atau memastikan bahwa kebutuhan hidup dan keluargamu tetap tercukupi meski menggunakan solusi tersebut.

Itulah pentingnya penggunaan dana darurat dalam bisnis Anda. Dana darurat merupakan solusi jangka panjang dan bisa digunakan terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan mendesak dalam bisnis. Kamu pun tidak harus mengorbankan kebutuhan sendiri atau mengajukan pinjaman yang justru akan meningkatkan beban finansial bisnis maupun pribadimu.

Baca juga: Memahami Lingkungan Kerja Fisik dan Non-Fisik serta Pengaruhnya pada Pekerja

Cara Menghitung Dana Darurat Bisnis

Tidak ada jumlah pasti dalam menghitung dana darurat bisnis. Namun, kamu bisa menggunakan rumus umum dana darurat, yaitu enam kali pengeluaran bisnis dalam satu bulan. Pengeluaran tersebut sudah mencakup biaya gaji karyawan, sewa gedung, peralatan kantor, pembayaran tagihan listrik dan air, dan masih banyak lagi.

Jumlah tersebut mungkin cukup besar bagi bisnis berskala kecil. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena dana darurat bisa ditabung secara bertahap, apalagi kondisi perekonomian sudah lebih baik dibandingkan masa pandemi. Kamu pun bisa menabung lebih banyak kalau pemasukan bisnismu lebih meningkat daripada biasanya. Selain itu, miliki mindset bahwa lebih baik menabung uang dalam jumlah sedikit daripada tidak menabung sama sekali.

5 Tips Menyiapkan Dana Darurat untuk Bisnis

Tips Menyiapkan Dana Darurat untuk Bisnis

Ada beberapa langkah praktis dalam menyiapkan dana darurat untuk bisnis baik berskala besar maupun kecil. Mulailah menabung dana darurat untuk bisnismu dengan beberapa langkah di bawah ini.

1. Periksa Kondisi Keuangan Bisnismu

Kondisi keuangan bisnis bisa dilihat dari arus kas atau cashflow yang tercatat dalam buku akuntansi. Hitung jumlah pengeluaran, pemasukan, cicilan, tagihan, dan asuransi dalam satu bulan belakangan. Dari situ, kamu bisa mengetahui jumlah uang yang bisa ditabung untuk dana darurat. Lakukan pembukuan secara teratur setiap harinya agar seluruh pengeluaran bisa tercatat seluruhnya.

2. Buat Rekening Terpisah untuk Dana Darurat

Dana darurat idealnya ditabung di rekening yang terpisah dengan rekening utama bisnis. Tips ini sangat bermanfaat supaya rekening dana darurat tidak akan tersentuh untuk keperluan yang tidak mendesak. Pilihlah institusi perbankan yang menawarkan biaya administrasi bulanan yang cukup rendah supaya nominal dana daruratmu tetap aman.

3. Tentukan Nominal Uang yang Bisa Disisihkan

Kamu bisa menggunakan sebanyak 10% sampai 15% dari pemasukan bulanan untuk tabungan dana darurat. Tidak masalah jika kamu masih bisa menabung dalam jumlah yang sedikit, yang penting tujuan keuangan bisnis tersebut tercapai. 

Kamu juga bisa membagi target total dana yang ingin dikumpulkan dengan lamanya menabung dalam bulan jika ingin memiliki dana darurat pada waktu tertentu. Contohnya, total dana darurat yang dibutuhkan sebanyak Rp30 juta dan kamu ingin mencapai target tersebut dalam 1,5 tahun. Artinya, kamu bisa menabung sekitar Rp1,6 juta per bulannya selama waktu tersebut.

Baca juga: 3 Cara Membuat Slip Gaji dengan Rapi

4. Mulailah Menabung Dana Darurat

Prinsip menabung yang sehat yaitu menabung secara perlahan. Kamu bisa mulai dari nominal terkecil, kemudian meningkatkan angkanya ketika pemasukan bisnis bertambah. Yang penting, kamu bisa menabung dengan konsisten, teratur, dan tidak merasa terbebani saat melakukannya.

5. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Dibutuhkan

Pasti ada pengeluaran yang harus dikorbankan agar kamu bisa terus menabung. Kamu perlu mengurangi pengeluaran bisnis yang kurang mendesak atau tidak lagi dibutuhkan. Selain itu, kamu pun bisa mencari alternatif perlengkapan atau peralatan yang lebih murah, tetapi masih memiliki kualitas yang baik.

Cara menghitung dana darurat dan mempersiapkannya untuk bisnis di atas terlihat mudah dilakukan, bukan? Namun, keuangan bukanlah sumber daya satu-satunya dalam bisnis. Kamu juga memerlukan sumber daya manusia supaya kegiatan operasional bisnismu tetap berjalan lancar. 
Manajemen SDM di bisnismu kini menjadi lebih efisien dengan StaffAny, software HRD terbaik. Banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan StaffAny, mulai dari mengatur jadwal kerja karyawan, absen online, hingga pengajuan cuti. Yuk, hubungi kami sekarang dan cobalah versi free trial-nya untuk mempermudah pekerjaanmu dalam manajemen karyawan.

cara menghitung dana darurat, 5 Cara Menghitung Dana Darurat Bisnis agar Tidak Bangkrut

StaffAny merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada bidang HR. Kami percaya proses digitalisasi HR untuk beragam kebutuhan industri ritel sangat berperan dalam proses percepatan bisnis dan menjaga kualitas produk.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on linkedin
Share on LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a comment