Mengetahui Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perencanaan SDM

Table of Contents

Ada beberapa faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan SDM pada perusahaan. SDM, atau Sumber Daya Manusia, memang merupakan salah satu elemen penting yang dapat memengaruhi kesuksesan perusahaan. Makin baik perencanaan SDM yang dilakukan oleh sebuah perusahaan, maka akan makin sukses perusahaan tersebut.

Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari secara lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan SDM. Namun sebelum itu, kamu harus mengetahui apa yang dimaksud dengan SDM terlebih dahulu. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian SDM (Sumber Daya Manusia)

Sumber daya manusia (SDM) adalah departemen atau divisi dari sebuah bisnis yang bertugas untuk menemukan, menyaring, merekrut, dan melatih pelamar kerja, serta mengelola program tunjangan karyawan. SDM memainkan peran kunci dalam membantu perusahaan menghadapi lingkungan bisnis yang cepat berubah dan permintaan yang lebih besar akan karyawan berkualitas di abad ke-21.

Departemen SDM adalah komponen penting dari bisnis apa pun, terlepas dari ukuran perusahaannya, baik itu perusahaan besar maupun bisnis kecil. Selain itu, departemen SDM bertugas untuk memaksimalkan produktivitas karyawan dan melindungi perusahaan dari masalah apa pun yang mungkin timbul dalam tenaga kerja.

Baca juga: Evaluasi Kinerja Karyawan: Definisi dan Metode Pengukurannya

Manfaat SDM dalam Bisnis

Sumber daya manusia (SDM) sangat penting bagi sebuah bisnis, mulai dari untuk melakukan perencanaan strategis hingga menciptakan citra perusahaan. Berikut ini adalah beberapa manfaat SDM dalam bisnis yang perlu kamu ketahui.

1. Merekrut Karyawan Baru

Di banyak perusahaan, SDM bertanggung jawab untuk merekrut karyawan baru. SDM dapat menggunakan media sosial untuk membagikan postingan tentang lowongan pekerjaan serta foto-foto kegiatan karyawan yang ada. Dengan membagikan foto kegiatan sehari-hari atau kegiatan khusus, calon karyawan dapat belajar tentang budaya perusahaan hingga akhirnya memutuskan untuk melamar.

fitur

2. Mengontrol Penggajian

Bagi sebuah perusahaan, sistem penggajian adalah hal yang sangat sensitif karena dapat memengaruhi berbagai aspek tenaga kerja. Setiap gaji karyawan pasti memiliki pajaknya tersendiri, perhitungan penggajiannya berdasarkan kinerja, sistem bonus, tunjangan, dan masih banyak lagi. SDM akan mengontrol seluruh aspek dari penggajian tersebut, dan memastikan bahwa setiap karyawan dapat menerima gaji yang sesuai.

3. Memperbarui Kebijakan

Kebijakan perusahaan perlu diperbarui (atau setidaknya diperiksa) setiap tahunnya seiring dengan perkembangan perusahaan. SDM memiliki tugas untuk membuat pembaruan resmi pada kebijakan dan menyarankan perubahan pada kebijakan saat kebijakan tersebut tidak lagi relevan baik bagi perusahaan atau karyawan. Terkadang, suatu kebijakan harus diperbarui sebagai reaksi terhadap suatu kejadian, dan SDM harus selalu disertakan dan dikonsultasikan mengenai keputusan ini.

4. Mengontrol Keterlibatan Karyawan

Keterlibatan karyawan adalah salah satu masalah terbesar yang selalu terjadi di tempat kerja. Namun, tim SDM pasti akan mencari strategi keterlibatan terbaik untuk karyawan mereka yang sesuai dengan budaya perusahaan. Salah satu tugas SDM memang melibatkan pembentukan dan pemeliharaan hubungan kerja yang positif di antara karyawan.

Kesuksesan sebuah bisnis sangat bergantung pada kesuksesan karyawannya. Jika karyawan tidak melakukan yang terbaik dari kemampuan mereka atau jika mereka tidak puas dengan peran mereka, maka perusahaan akan menderita. Dengan demikian, tugas dari departemen sumber daya manusia (SDM) yang satu ini akan sangat penting bagi kesuksesan perusahaan.

Baca juga: 5 Langkah-langkah Perencanaan SDM dalam Bisnis

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perencanaan SDM

Semua kegiatan manajemen sumber daya manusia (SDM) dimulai dengan perencanaan SDM. Jadi, dapat dikatakan bahwa perencanaan SDM merupakan aktivitas utama dari sebuah manajemen SDM. Ketika melakukan perencanaan SDM, seorang manajer harus mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan SDM berikut ini.

1. Peraturan Pemerintah

Dengan diperkenalkannya standar kepatuhan tempat kerja yang baru, departemen sumber daya manusia (SDM) akan terus-menerus berada di bawah tekanan untuk tetap mematuhi hukum. Jenis peraturan ini memengaruhi setiap proses kerja departemen SDM, termasuk perekrutan, pelatihan, kompensasi, pemutusan hubungan kerja, dan masih banyak lagi. Tanpa mematuhi peraturan tersebut, perusahaan dapat terkena denda yang besar, yang bahkan dapat membuat perusahaan bangkrut.

2. Kondisi Perekonomian

Salah satu faktor terbesar yang memengaruhi perencanaan sumber daya manusia (SDM) adalah kondisi perekonomian saat ini. Tidak hanya memengaruhi talent pool untuk mencari karyawan baru, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan kamu untuk mempekerjakan karyawan baru tersebut.

Salah satu cara terbaik untuk bersiap menghadapi kondisi ekonomi yang sering berubah adalah mengetahui apa yang terjadi di dunia sekitar dan membuat rencana ketika terjadi penurunan ekonomi. Semua perusahaan dapat bertahan dalam kondisi ekonomi yang buruk jika mereka memiliki dana darurat atau rencana untuk mengantisipasi terjadinya kondisi ekonomi yang buruk.

Baca juga: 5 Metode Penilaian Kinerja Secara Adil

3. Demografi Tenaga Kerja

Ketika karyawan dari generasi yang lebih tua pensiun dan karyawan dari generasi baru mulai memasuki dunia kerja, departemen sumber daya manusia (SDM) harus mencari cara untuk menarik kandidat baru ini. Mereka harus mencari karyawan baru dengan cara yang berbeda dan menawarkan berbagai jenis paket kompensasi yang sesuai untuk generasi muda ini. Pada saat yang sama, mereka juga harus menawarkan lingkungan kerja yang sesuai dengan cara kerja generasi baru ini.

4. Isu dan Tren Sosial

Beberapa faktor sosial dapat memengaruhi perencanaan SDM, seperti kamu perlu mempertimbangkan kesetaraan dan keragaman secara khusus. Sebagai contoh, jika hanya ada sedikit jumlah karyawan wanita di perusahaan kamu dibandingkan dengan jumlah karyawan pria, cari tahu mengapa demikian dan apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki keseimbangan tersebut.

Kamu dapat coba mengadakan acara perekrutan yang ditargetkan khusus untuk wanita atau lakukan survei terhadap wanita yang sedang mencari pekerjaan, tanyakan apakah mereka akan mempertimbangkan untuk melamar pekerjaan di perusahaan kamu dan jika tidak, tanyakan mengapa. Kamu juga dapat melakukan survei kepada karyawan wanita yang sudah bekerja, dan tanyakan apa yang membuat mereka bekerja di perusahaan kamu.

Baca juga: Sistem Kontrak Kerja: Pengertian dan Jenisnya

5. Kondisi Politik

Tidak dapat dimungkiri bahwa kondisi politik di suatu negara akan memengaruhi banyak sekali aspek di dalam perusahaan. Politik akan memengaruhi berapa besar pajak yang harus dibayarkan, berapa besar upah minimum yang harus diberikan kepada karyawan, bagaimana kondisi pasar, hingga kualitas dan kuantitas dari karyawan yang tersedia.

Saat melakukan perencanaan SDM, kamu perlu mempertimbangkan kemungkinan perubahan pada pasar, anggaran, dan ketersediaan pelamar kerja yang sesuai sebagai akibat dari pengaruh politik. Sebagai contoh, jika pergantian pemerintahan mungkin terjadi pada tahun mendatang, kamu harus memahami prioritas pemerintahan baru dalam kaitannya dengan pasar, industri, dan bisnis dari perusahaan.

6. Kemajuan Teknologi

Ketika teknologi baru diperkenalkan, departemen sumber daya manusia (SDM) perlu mulai mencari cara untuk memanfaatkan teknologi tersebut untuk kesuksesan perusahaan. Departemen SDM perlu melakukan downsize agar dapat menghemat uang dengan lebih baik, seperti memangkas pekerjaan yang biasanya harus dilakukan oleh dua hingga empat orang, dan menjadikannya dapat dilakukan oleh satu orang dengan bantuan teknologi.

Salah satu teknologi yang dapat kamu manfaatkan untuk memajukan perusahaan adalah HRIS (Human Resource Information System) seperti StaffAny yang memiliki fitur laporan kinerja karyawan. Melalui fitur tersebut, kamu bisa mendapatkan seluruh laporan yang dibutuhkan hanya dengan satu klik. Selain itu, masih ada banyak sekali fitur lainnya, seperti absensi, pengajuan cuti, dan masih banyak lagi. Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini!

Like this article?

Share on Facebook
Share on LinkedIn
WhatsApp

Related article

Leave a comment